Tips Memilih Partner Startup Agar Bisnis Berhasil

Tips Memilih Partner Startup Agar Bisnis Berhasil

Memulai dan membesarkan startup tidak dapat dilakukan sendirian apapun status pengalaman bisnis Anda. Sebagai manusia yang memiliki kemampuan, energi dan waktu yang terbatas, Anda membutuhkan partner untuk memulai dan membesarkan startup. Bisa dikatakan memilih partner startup seperti memilih pasangan hidup. Anda harus memahami kelebihan, kekurangan, bahkan track record sebelumnya. Untuk lebih jelasnya, silahkan simak 3 tips memilih partner startup berikut

  • Memilih yang bisa melengkapi

Saat baru akan memulai startup, carilah partner yang berpengalaman agar bisa belajar darinya. Jika Anda seorang programmer, carilah marketer. Jika Anda penulis, carilah ilustrator. Jika jaringan bisnis Anda sempit, carilah partner yang memiliki jaringan bisnis yang luas untuk menambah peluang kesuksesan. Pada prinsipnya, carilah partner yang memiliki apa yang tidak Anda miliki untuk saling melengkapi.

  • Mengenal secara profesional

Dalam mengenali latar belakang profesional partner, Anda harus mempertimbangkan 5 hal. Pertama, pastikan partner Anda adalah orang yang memiliki integritas dengan track record bersih. Kedua, Anda dan partner mungkin memiliki gaya bekerja yang berbeda. Namun itu tidak masalah selama ada koordinasi untuk mengoptimalkan pekerjaan. Ketiga, tentu akan ada perbedaan antara Anda dan partner. Pastikan Anda memilih partner yang mau jujur dan terbuka baik dalam memberikan maupun menerima feedback. Tips memilih partner startup yang ke-empat adalah memastikan bahwa Anda dan partner memiliki visi dan misi yang sama, serta berkomitmen untuk menjalankan bisnis ini. Jangan sampai partner Anda menjadikan bisnis startup ini sebagai pekerjaan sampingan yang membuatnya tidak bekerja secara total. Terakhir Anda harus mencari tahu track record partner apalagi jika ia pernah gagal. Tanyakan kesan dari rekan kerjanya terdahulu dan jika ia tidak disukai, tanyakan alasannya.

  • Membuat perjanjian resmi

Setelah mendapatkan partner, pastikan Anda membuat perjanjian resmi berbadan hukum karena ini akan mempengaruhi kondisi startup dalam jangka panjang. Perhatikan dengan cermat struktur kepemilikan startup, pembagian keuntungan dan saham, serta apa yang terjadi jika salah satu meninggalkan perusahaan. Memilih partner yang bisa dipercaya merupakan tips memilih partner startup yang sangat penting, namun perjanjian “hitam di atas putih” juga tidak kalah penting.

Tinggalkan Balasan